Kamis, 29 Oktober 2009

Tour de Jogjakarta and Central Java Part V - Semarang (Sam Poo Kong)




Setelah puas mencari penampakan di Lawang Sewu, kita semua jalan-jalan ke Kota Lama. Menyusuri Stasiun Tawang terus melihat Gereja Belenduk dan putar-putar keliling Kota Lama. Sebenarnya pengen banget foto-foto sepanjang Kota Lama ini terutama di Gereja Blenduk yang terkenal itu, sayangnya ternyata badan kita semua pada capek, males turun dari mobil.

Sepanjang perjalanan menuju Sam Poo Kong ini dilalui dengan badan letih. Semua penghuni mobil tertidur semua kecuali Pakde Ferdi tentunya. Pas sampai di Sam Poo Kong juga semuanya masih tertidur, hanya Pakde Ferdi dan Bude Ima yang masih semangat bergerilya menikmati suasana Kota Semarang ini yang kemudian diikuti setengah hati oleh Mamah dan Tante Nopi. Bahkan Tante Titi, Jaja, dan Icha tidak bisa dibangunkan sama sekali dari tidurnya sehingga terpaksa ditinggalkan di dalam mobil. Ternyata pas memasuki pintu gerbang Kuil Sam Poo Kong saja sudah mulai menarik mata dan hati. Bagus banget serasa di luar negeri, seperti di Asia Timur layaknya China dan Jepang. Langsung deh, narsisnya kumat dan jeprat-jepret sana-sini.

Yang paling intens foto-foto sih kayaknya Pakde Ferdi dan Bude Ima soalnya di setiap sudut pasti deh main jeprat-jepret terutama di patung Laksamana Cheng Ho.  Tapi lucu juga deh, setiap lihat patung Cheng Ho ini jadi teringat sama Yusril Ihza Mahendra yang pernah berperan di film yang sama. Hahaha...... rasa-rasanya aneh (sambil mengernyit). Tapi asli, semuanya keren banget, suasananya kayak Shrine/Jinja di Jepang atau Cina atau Korea. Serasa di luar negeri aja, hehehe......
 Di Sam Poo Kong ini ada tempat peminjaman baju bergaya ala pangeran dan putri dari Negeri Bambu. Bukan hanya untuk anak-anak tapi juga untuk orang dewasa. Warnanya pun macam-macam dan menarik minat. Jadi kita bisa berfoto ala Chinese di Kuil Sam Poo Kong ini. Keren banget yah! Sayangnya kita semua tidak dalam keadaan fresh ketika masuk ke arela kuil ini jadi agak males foto aneh-aneh meski fotonya semuanya kelihatan exciting, hihihi...........  Lagian juga Kak Icha dan Jaja sedang tidur di mobil jadi gak enak juga ninggalin mereka lama-lama hanya untuk bersenang-senang demi kepuasan diri sendiri (halah....alesan, bilang aja gak punya duit, qeqeqeqe...)

Di Kuil Sam Poo Kong ini juga menjual assesoris yang berbau china-china gitu deh. Mulai dari dupa, patung kucing pembawa keberuntungan, kartu pos, kipas, sampai lilin-lilin besar. Bayangin aja, lilinnya dijual muali harga 200 ribu sampe 14 juta rupiah. Alamaaak.... yang bener aja, beli lilin sampe belasan juta gitu, gak kebayang kapan habisnya itu lilin, hehehe... Lihat aja foto dibawah ini, lilin yang tingginya melebihi Mamah ini yang harganya ajegile mahalnya. Btw, Kak Icha marah loh pas lihat foto-foto kita di Kuil Sam Poo Kong ini, katanya koq bisa Mamah jalan-jalan gak ajak Kak Icha dan Jaja. Hihihi.... bagaimana mo ngajak Kak Icha, pasti semua tau deh kalo Kak Icha kan susah banget dibanguninnya  :-D



Tidak ada komentar:

Posting Komentar