
Hahahaha...... asli deh kalau Mamah mendengar kata-kata ini langsung tertawa ngakak.
Mungkin tidak ada yang tau arti dari juwaratan dan cuweret kecuali Keluarga Van de Zoels

Kak
Icha itu tergolong anak multilingual. Mengalami kesusahan dalam
berbahasa (satu bahasa) yang baik dan benar. Sejak usia satu setengah
tahun dimana usia ini adalah tahap awal untuk bicara, kami pindah ke
Kyoto. Di Enmachi Rinpoen (Hoikuen), Kak Icha berkomunikasi dengan
menggunakan bahasa jepang. Di rumah, Mamah berbicara dengan Kak Icha
campur-campur dengan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Selain itu Kak Icha juga paling suka menonton Dora the Explorer yang
menggunakan bahasa Inggris dan Spanyol. Whoaa...

Bayangkan saja, bagaimana Kak Icha menyimpan banyak kata dalam otaknya.
Sejak
pulang ke Indonesia, alhamdulillah Kak Icha bisa beradaptasi dengan
teman-temannya meskipun memakan waktu yang cukup lama sekitar satu
tahun. Di awal pengajaran, Guru di sekolah TK, Mamah bekali dengan
kosakata bahasa Jepang yang sering digunakan Kak Icha agar Guru bisa
mengerti. Awalnya susah sekali terutama untuk si Nenek dan Aek yang
setiap hari berkomunikasi intens denganKak Icha. Alhamdulillah semua
bisa teratasi.

Soal
bahasa, saat ini alhamdulillah Kak Icha dapat menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar. Hanya saja kendalanya, Kak Icha suka
sekali berbicara cepat dengan penuh semangat. Ini harus membutuhkan
perhatian khusus karena Kak Icha paling tidak suka kalau kita terlihat
tidak memperhatikan pembicaraannya. Nah... lucunya, karena bicara yang
terlalu cepat ini Kak Icha suka silap kata. Suka terbalik-balik seperti
halnya juwaratan dan cuweret ini.

Soal
juwaratan itu gara-garanya Kak Icha itu paling suka dandan alias
berhias diri terutama wajah. Tentu saja secara diam-diam dengan
menggunakan kosmetik Mamah atau Tante Nopi. Sampai suatu hari di wajah
Kak Icha ada radang seperti jerawatan. Mamah langsung menasehati Kak
Icha supaya berhenti dandan dan memakai kosmetik orang dewasa karena
nanti wajahnya bisa penuh dengan jerawatan. Nasehat ini selalu Mamah
sampaikan berulang-ulang setiap harinya agar Kak Icha mengerti. Nah...
kebetulan sekali Tante Titi itu jerawatan sedikit, langsung deh sama Kak
Icha dinasehatin "Tante Titi pake kosmetik terus sih jadi juwaratan
deh." Hahahaha..... langsung deh seisi rumah kalau menyebut jerawatan
jadi juwaratan.

Nah,
kalo cuweret itu artinya cerewet. Ini karena Mamah suka bilang kalau
Kak Icha itu cerewet. Jika bicara suka panjang lebar. Eeeh, sekalinya
Mamah bicara panjang lebar ke Kak Icha malah dibilang cuweret,
hahahaha.............

.
Banyak
juga kosakata yang terbalik balik seperti tanaman jadi tamanan, ngumpet
jadi mumpet, dll. Mamah sih gak khawatir karena Kak Icha bicara
terbalik-balik karena bicaranya yang cenderung cepat. Selain itu mungkin
juga faktor keturunan karena Adik si Nenek, Bude Ima dan Tante Nopi
juga sewaktu kecil bicaranya suka terbalik-balik seperti itu.

Anak kecil itu memang lucu ya..... polah laku dan perkataannya selalu membuat hati dan bibir ini tersenyum.